Energen Champion SAC National Championship Tuntas, Jokowi Ingin Cabor Lain Tiru

Energen Champion SAC National Championship Tuntas, Jokowi Ingin Cabor Lain Tiru

Azrul Ananda (depan kiri? berfoto dengan 16 juara Energen Champion SAC Indonesia di Stadion Madya, kompleks GBK, Jakarta--

BELITONGEKSPRES.CO.ID, JAKARTA - Pertandingan babak puncak Energen Champion SAC National Championship Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, tuntas pada Jumat (13/1).

Masing-masing nomor lomba telah menemukan sosok Champion SAC. Mulai dari sprint 100 meter putra dan putri, middle distance 1.000 meter putra dan putri, long jump putra dan putri, shot put putra dan putri, dan relays 4x100 meter putra dan putri.

Energen Champion SAC National Championship adalah kompetisi atletik pelajar terbesar di Indonesia. Babak Final Energen Champion SAC National Championship dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden tampak sangat antusias menyaksikan lomba nomor estafet. Jokowi memberikan acungan jempol terhadap pelaksanaan Energen Champion SAC National Championship 2022 tersebut.

BACA JUGA:Amenitas Pasir Padi Kota Pangkalpinang Diresmikan, KSP Moeldoko Siap Bantu Akselerasi

BACA JUGA:Mobil Sehat PT Timah Banyak Berikan Manfaat, Ini Harapan Kepala DKPPKB Belitung Timur

Menurut Jokowi, kompetisi atletik pelajar terbesar di Tanah Air ini sangat dibutuhkan untuk memajukan seluruh lini olahraga. Sebab atletik yang menjadi induk dari semua cabang olahraga.

"Sepak bola tanpa sebuah speed atau kecepatan lari, kalah. Futsal juga perlu atletik. Semuanya basic-nya ada di sini, sehingga saya sangat mengapresiasi, menghargai apa yang telah dilakukan oleh PASI. Pembinaan dari bawah, pembinaan dari daerah, pembinaan dari sekolah, pembinaan dari madrasah, bagus sekali," ucap Presiden Jokowi.

Ia sangat mengapresiasi konsep Energen Champion SAC National Championship karena melakukan pembinaan dari bawah. Dari sekolah-sekolah. Yang kompetisinya ada di daerah-daerah juga. 

Presiden menilai bahwa pembinaan dari daerah sangat penting dilakukan untuk dapat menyaring bibit-bibit di daerah yang memiliki kemampuan terbaik. Selain itu, ia melanjutkan, bibit-bibit terbaik tersebut kemudian akan dibina secara khusus oleh PASI.

BACA JUGA:Presentase Penduduk Miskin Beltim, Kategori Miskin Ekstrem Paling Banyak Ada di Desa Ini

BACA JUGA:Kabar PSSI Resmi Hentikan Liga 2 dan 3 Indonesia, Liga 1 Tanpa Degradasi, Ini Alasannya

"Ini saya sangat senang sekali apa yang dilakukan oleh PASI ini pembinaan dari bawah, pembinaan dari sekolah-sekolah, pembinaan dari madrasah-madrasah yang kompetisinya ada di daerah-daerah," katanya.

"Dari situlah nanti penjaringan bibit-bibit itu akan kelihatan, mana yang bagus ini, Banyuwangi, Jawa Timur, Sumatra Utara, tinggal ngambil PASI. Yang bagus-bagus dibina khusus di PASI," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: